Senin, 06 Juni 2011

Mimpi Buruk

Mimpi buruk berkaitan dengan apa saja ? cari tahu lebih banyak tentang itu.

Apakah Anda pernah terjaga di tengah malam, dengan perasaan ngeri? Itu mungkin sebuah mimpi buruk ! Mimpi buruk membangkitkan perasaan teror yang intens . Mimpi buruk sering terasa lama dan sering terjadi selama bagian akhir dari tidur malam.

Mimpi buruk biasa terjadi berupa ancaman terhadap keselamatan dalam kehidupan kita atau apapun dalam bentuk mengancam. Hal ini lumrah dan sering terjadi pada usia muda dan akan cenderung menurun dengan bertambahnya usia.

Mimpi buruk sering dikaitkan dengan keadaan emosi. Dalam kondisi stres dan tekanan mental yang besar, seseorang sering mengalami mimpi buruk. Mimpi buruk juga sering dikaitkan dengan kematian orang dekat atau yang dicintai di masa lalu.

Jika anda bermimpi gagal ujian atau terkurung disituasi yang tak terhindarkan, mungkin karena anda sedang mengalami stres saat itu. Demikian pula jika sedang mengalami trauma, itu akan terbawa pada kondisi mental disaat tidur.

Mimpi buruk dapat pula disebabkan karena mengkonsumsi obat-obat tertentu. Obat-obatan seperti beta-blocker, obat penenang dan anti depresi dapat menjadi pemicu untuk bermimpi buruk. Demikian pula dengan penghentuan pemakaian obat tertentu misalnya untuk penyakit insomnia. Obat yang diberikan untuk penderita Parkinson sering menjadi penyebab mimpi buruk. Mimpi buruk mengindikasikan bahwa tingkat dopamin yang rendah di otak. Hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan asupan vitamin B.

Mengkonsumsi makanan pedas, coklat atau makanan berlemak sebelum tidur dapat menyebabkan mimpi buruk. Studi menunjukkan bahwa diet Atkins meningkatkan frekuensi mimpi yang sebagian besar tidak menyenangkan. Atkins diet yang seharusnya kaya protein, makanan karbohidrat tinggi namun sangat rendah lemak, diyakini meningkatkan metabolisme yang menyebabkan beban otak lebih besar dan menjadi pemicu mimpi buruk.

Konsumsi minuman yang mengandung kafein dan stimulan lain sebelum tidur dapat meningkatkan peluang bermimpi buruk. Kecanduan alkohol dan penghentian tiba-tiba dalam mengkonsumsi alkohol juga sebagai pemicu lainnya.

Orang-orang memiliki kekuatan imajinatif tinggi berada pada risiko lebih besar mengalami mimpi buruk. Mimpi buruk kebanyakan dapat ditelusuri kembali ke trauma masa lalu. Korban kejahatan dan korban perkosaan sering mengalami mimpi buruk. Pada anak-anak penyebab mimpi buruk kebanyakan adalah menonton film atau tayangan yang horor.

Beberapa faktor fisik juga berkontribusi terhadap mimpi buruk. Penyakit disertai dengan demam, sulit tidur, gangguan pernapasan dalam tidur dan gangguan tidur lainnya seperti narkolepsi juga menjadi penyebabnya. Kadang-kadang, mimpi buruk juga sering terjadi selama kehamilan.

Jadi sebenarnya bad dream berhubungan dengan traumatik dan dilema yang pernah dialami. Hal ini merupakan cerminan dari ketidak stabilan diri sendiri. Kesehatan mental dan fisik juga menentukan akan seperti apa mimpi yang akan dialami. Penting memang untuk memahami mimpi, sebab dia sering mengisyaratkan sesuatu tentang kondisi diri kita. Jadi ketahuilah penyebab mimpi buruk Anda, bertindak secara efektif akan membawa perubahan positif ke dalam hidup Anda ! Dan yang penting stop mengaitkannya dengan hal-hal berbau klenik.